Petrus Kasihiw Sampaikan LKPJ Tahun 2017

Petrus Kasihiw Sampaikan LKPJ Tahun 2017

Foto Petrus Kasihiw,MT (Bupati) dan Simon Dowansiba (Ketua DPRD) seusai sidang laporan LKPJ

BINTUNI , (MR) –  Bertempat di ruang sidang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Teluk Bintuni Ir.Petrus Kasihiw, MT., ( Bupati)  di hadapan anggota DPRD Teluk Bintuni menyampaikan uraian kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Teluk Bintuni tahun anggaran 2017, Selasa (4/9/2018).

Sebelum Bupati menyampaikan pencapaian kinerja,terlebih duluh dipaparkan pendapatan daerah kabupaten Teluk Bintuni setelah ditetapkan pada APBD Perubahan Tahun 2017 adalah,Rp.2.124.086.107.504,92,-(dua trilyun,seratus dua puluh empat milyar,delapan puluh enam juta,seratus tujuh ribu,lima ratus empat rupiah,Sembilan puluh dua sen).

Pendapatan Asli daerah sebesar Rp.41.892.703.176,57(empat puluh satu milyar,delapan ratus Sembilan dua juta,tujuh ratus tiga ribu,seratus tujuh puluh enam rupia,lima puluh tujuh sen),atau 83,79 perse.

Dana Perimbangan atau Pendapatan transfer sebesar Rp.1.844.851.264.923,00,-(satu trilyun,delapan ratus empat puluh empat milyar,delapan ratus lima puluh satu juta,dua ratus enam puluh empat ribu,Sembilan ratus dua puluh tiga rupiah),atau 93,76 persen.
Lain lain pendapatan daerah yang sah,Rp.103.058.143.750,00,-(seratus tiha milyar,lima puluh delapan juta,seratus empat puluh tiga,tujuh ratus lima puluh rupiah),atau 96,86 persen.

Belanja daerah yang ditetapkan dalam APBD Perubahan tahun 2017 adalah Rp.2.313.210.589.86134.Dengan realisasi belanja daerah sampai 31 Desember 2017 sebesar Rp.2.065.214.652.925,35 atau 89,28 persen.Belanja Operasional terealisasi Rp.1.255.036.403.717,03 atau 94,09 persen dari target sebesar Rp.1.322.667.258.285,50.

Belanja Modal terealisasi Rp.810.178.249.208,32,-. Atau 81,79 persen dari target Rp.990.543.331.575,84.
Dibidang Pendidikan dan Kesehatan,angka melek huruf meningkat dari 96,22 persen pada tahun 2016 menjadi 97,33 persen pada tahun 2017.Angka rata rata lama sekolah 7,44 tahun.Angka usia harapan hidup di Kabupaten Teluk Bintuni mengalami peningkatan dari 59,48 pada tahun 2016 menjadi 59,83 persen di tahun 2017.

Indeks Pembangunan manusia meningkat dari 61,81 pada tahun 2016 menjadi 62,39 pada tahun 2017.Angka tersebut berada pada kategori sedang,dan Kabupaten Teluk Bintuni berada di urutan ke-6 di Provinsi Papua Barat.
Kinerja pemerintah daerah dibidang ekonomi kata Bupati,produk domestic regional bruto atas dasar harga berlaku atau adhb mengalami peningkatan dari 24,6 trilyun rupiah pada tahun 2016 menjadi 25,8 trilyun rupiah pada tahun 2017.Produk domestic regional bruto atas dasar harga konstan atau adhk mengalami peningkatan dari 23,02 trilyun rupiah pada tahun 2016 menjadi 23,30 trilyun rupiah pada tahun 2017.

Pertumbuhan PDRB sedikit mengalami penurunan dari 2,17 persen pada tahun 2016 menjadi 1,23 persen pada tahun 2017.Produk domestic regional bruto atas dasar harga berlaku atau adhb perkapita adalah sebesar 417,85 juta rupiah dan produk domestic regional bruto atas dasar harga konstan(adhk)perkapita sebesar 337,04 juta rupiah.

Bidang infrakstruktur,panjang jalan ruas prioritas yang dibangun oleh pemerintah daerah Teluk Bintuni sesuai jenis perkerasan pada tahun anggaran 2017 terdiri dari,urugan pilihan sepanjang 157,42 Km.Aspal sepanjang 2,202 Km dan rigid sepanjang 5,81 Km.

Panjang jalan lingkungan yang dibangun leh pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni sesuai jenis perkerasan pada tahun 2017 terdiri dari:cor beton 27,28 Km,urugan pilihan sepanjang 4,87 Km dan tanah sepanjang 0,48 Km.Elektrifikasi di kabupaten Teluk Bintuni meningkat dari 17,1 persen tahun 2016 menjadi 78,26 persen pada tahun 2017.Pembangunan rumah layak huni yang dibangun oleh Pemda Teluk Bintuni tahun 2017 sebanyak 119 unit.

Bidang kesejahteraan:Angka kemiskinan di Kabupaten Teluk Bintuni mengalami penurunan dari 34 persen pada tahun 2016 menjadi 33 persen di tahun 2017.Dengan demikian Kabupaten Teluk Bintuni pada tahun 2017 berada di urutan ke-9 dari 13 kabupaten/kota di provinsi Papua Barat.Hal tersebut mempertegas bahwa,Kabupaten Teluk Bintuni sudah tidak menyandang sebagai kabupaten termiskin di provinsi Papua Barat.

Perlu dipahami bahwa,kemiskinan itu multi dimensional dan perlu pemahaman tentang penyebab kemiskinan.Dalam dua tahun terakhir ini,pemerintah daerah secara sunguh sunguh telah mengupayakan berbagai terobosan dan strategi untuk menurunkan anka kemiskinan di Kabupaten Teluk Bintuni.

Nah,salah satu penyebab tingginya angka kemiskinan di Teluk Bintuni karena pembentukan angka garis kemiskinan dipengaruhi oleh tingkat inflasi yang masih tinggi.

Selain inflasi,ketimpangan wilayah dan ketimpangan ekonomi serta produktifitas masyarakat yang masih rendah.Bahkan rendahnya keinginan penduduk miskin untuk berjuang memperbaiki kualitas hidupnya.Hal tersebut berakibat pada sulitnya pemerintah daerah dalam menangulangi kemiskinan,karena berkaitan dengan mental seseorang yang tidak berusaha memperbaiki tingkat kehidupanya,sekalipun telah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah.Kemiskinan ini disebut dengan kemiskinan kultural.

Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Teluk Bintuni menurun dari 6,87 persen pada tahun 2016 menajdi 6,72 persen pada tahun 2017,”kata Bupati.

Tata kelola pemerintahan:dibidang pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah,tehadap LKPD 2017,mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian(WTP),dan mendapat penghargaan dari Universitas Gadjah mada untuk 10 kabupaten terbaik pengelolaan keuangan di Indonesia.

Nilai akuntabilitas kinerja pemerintahan kabupaten Teluk Bintuni meningkat menjadi 36,22 persen dengan kategori C.dan menduduki urutan 5 di Provinsi Papua Barat.

Peringkat dan status kinerja pemerintahan daerah tahun 2015 yang ditetapkan dengan keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 120-10421/2016,Kabupaten Teluk Bintuni mendapat skor 2,6015 dengan status tinggi.Untuk Provinsi Papua Barat,Kabupaten Teluk Bintuni berada di urutan kedua setelah Kabupaten Fak Fak.Pada tahun 2016,peringkat dan status kinerja pemerintahan daerah yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100-53/2018,Teluk Bintuni mendapat skor 2,7243 dengan status tinggi.

Kabupaten Teluk Bintuni memperoleh penghargaan TOP 40 dari Kementerian PAN dan RB atas inovasi dibidang transportasi daerah.Mewakili Indonesia pada lomba Inovasi tingkat dunia yang dilaksanakan di Negara Maroco oleh public institution and digital government,Depertemen of Economic and Social Affair,dimana,Kabupaten Teluk Bintuni dengan inovasi eliminasi malaria dengan metode EDAT(Early Diagnosis and Treatment) keluar sebagai juara pertama.

Berikut lagi kata Bupati,Kabupaten Teluk Bintuni memperoleh juara 2,pada pameran hasil hasil Otsus yang diselenggarakan oleh Provinsi Papua Barat di Kabupaten Sorong tahun 2017.Kabupaten Teluk Bintuni juara 2 pada pecan inovasi tingkat Provinsi Papua Barat yang dilaksanakan di Kabupaten Teluk Bintuni.Rumah sakit umum daerah Teluk Bintuni memperoleh akreditasi paripurna atau bintang 5,dan merupakan rumah sakit type C terbaik di Provinsi Papua Barat.

Mendapatkan akreditasi madya untuk 3 puskesmas,yaitu, puskesmas Bintuni,puskesmas Manimeri dan puskesmas Babo.Kabupaten Teluk Bintuni menjadi penguna terbaik aplikasi SISKEUDES tingkat Provinsi Papua Barat.Kabupaten Teluk Bintuni memperoleh juara 1 tingkat nasional pada pelaksanaan Expo Hak Kekayaan Intelektual(HAKI) kategori geografis untuk buah merah,mangrove dan kulit kayu yang dilaksanakan oleh Kementerian Hukum dan ham Republik Indonesia.Memperoleh TOP 99 tingkat nasional untuk inovasi Komunitas Ekonomi Kreatif(Koteka),dan Kabupaten Teluk Bintuni memperoleh juara 1 lomba kampong tingkat Provinsi Papua Barat.

Program program pro rakyat yang dibiayai dari APBD tahun 2017 diantaranya:Bantuan social keagamaan,yang disalurkan untuk Pembangunan tempat ibadah pada tahun anggaran 2017,adalah sebanyak 33 tempat ibadah,terdiri dari Pembangunan Gereja,Pembangunan Masjid dan Pembangunan Pura.

Bantuan social keagamaan untuk mendukung kegiatan keagamaan tahun anggaran 2017.Bantuan social keagamaan hibah barang berupa genset yang dibagikan ke tempat tempat ibadah sebanyak 131 unit.Selain bantuan berupa genset,pemerintah daerah juga memberikan bantuan berupa sound system untuk tempat ibadah sebanyak 10 unit.

Bantuan langsung tunai untuk Program Keluarga Harapan(PKH)yang .disalurkan melalui Bank Mandiri tahun 2017,dengan sasaran keluarga penerima manfaat sebanyak 1.031 kepala keluarga.Program bantuan modal usaha yang dikelola oleh Dinas Perindakop dan UKM,yang disalurkan melalui Bank Mandiri dan BRI dengan sasaran pengusaha local sebanyak 484 orang.

Bantuan pendidikan untuk mahasiswa Kabupaten Teluk Bintuni yang belajar di 20 kota study di Indonesia.Pada semester satu sebanyak 1.662 mahasiswa,dan semester dua sebanyak 1.593 mahasiswa.Dan tugas belajar yang dikoordinir oleh Badan Kepegawaian Daerah sebanyak 25 mahasiswa.

Bantuan untuk tugas belajar yang dikoordinir oleh Dinas Kesehatan .Bantuan Operasional Pendidikan(BOP),untuk mendukung pendidikan bebas biaya dengan sasaran 52 kelompok bermain dengan jumlah siswa 1.529 siswa.75 Taman Kanak Kanak dengan jumlah siswa 3.222 siswa.81 Sekolah Dasar dengan jumlah siswa 10.820 siswa,34 Sekolah Menengah Pertama/MTS dengan jumlah siswa 3.499 siswa.19 Sekolah Menengah Atas/SMK Negeri dan Swasta dengan jumlah siswa 2276 siswa.Dengan demikian, total jumlah siswa/siswi sebanyak 21.346 siswa dengan total anggaran yang disalurkan sebesar Rp.25.453.750.000(dua puluh lima milyar,seratus tiga puluh empat,seratus lima puluh tiga ribu,Sembilan ratus tujuh puluh rupiah).

Bantuan Operasional Kesehatan(BOK)dalam rangka menunjang pelayanan kesehatan bebas biaya,yang diperuntukan untuk 24 puskesmas.Pada tahun 2017,layanan rawat inap dan rawat jalan yang dilaksanakan di 24 puskesmas berjumlah sebanyak 50.477 pasien.Program BPJS kesehatan atau Jamkesda yang ditanggung oeh pemerintah daerah pada tahun anggaran 2017 dengan total penjamin sebanyak 7.229 jiwa.

Bantuan social kesehatan untuk rujukan ke luar daerah dengan jumlah pasien rujukan sebanyak 185 jiwa.Jumlah kunjungan ke RSUD tahun anggaran 2017 adalah sebanyak 25.733 dengan kategori pasien rawat inap sebanyak 2.248 pasien,pasien rawat jalan sebanyak 15.902,pasien ke Unit Gawat Darurat sebanyak sebanyak 6.263 pasien.Dan pasien yang mengunakan subsidi obat adalah sebanyak 18.150 orang.

Program bantuan perumahaman:tahun 2017,pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni membangun rumah layak huni sejahtera sebanyak 119 unit.Dengan rincian,53 unit dan 2 kopel dibangun oleh Dinas Perumahan.20 unit dibangun oleh Dinas PU PR,dan 44 unit bantuan rumah darurat dibangun oleh Dinas Sosial.Selain itu,pemerintah daerah juga memberikan bantuan berupa bahan bangunan rumah atau BBR.

Program bantuan dibidang Perikanan:Yang diserahkan kepada para nelayan sebesar Rp.2.420.750.000(dua milyar,empat ratus dua puluh juta,tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)berupa 40 motor temple dan 400 unit jaring udang dan ikan

Bantuan social yang disalurkan Pemerintah Daerah yang disalurkan secara langsung kepada masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan sebesar,Rp.31.641.173.000(tiga puluh satu milyar,enam ratus empat puluh satu juta,seratus tujuh puluh tiga ribu rupiah)
Program padat karya yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan dilaksanakan di 24 Distrik yang melibatkan 2.400 tenaga kerja,terealisasi sebesar Rp.24.000.000.000(dua puluh empat milyar)

Program Pembangunan infrakstruktur pedesaan dan perkotaan yang diserahkan ke pengususaha local melalui penunjukan langsung sebanyak 200 paket.Dengan total anggaran dua puluh milyar rupiah

Program subsidi penerbangan yang terealisasi pada tahun 2017 adalah sebesar Rp.3.5000.000.000(tiga milyar,lima ratus juta rupiah).

Penyaluran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa untuk 115 kampung induk terealisasi Rp.151.150.151.865(seratus lima puluh satu milyar,seratus lima puluh juta,seratus lima puluh satu ribu,delapan ratus enam puluh lima rupiah)

Dana operasional kampung pemekaran untuk 145 kampung,teralisasi sebesar Rp.40.934.000.000(empat puluh milyar,Sembilan ratus tiga puluh empat juta rupiah).Dengan demikian,total Dana Desa dan Desa serta operasional kampung pemekaran yang disalurkan tahun anggaran 2017 adalah,Rp.192.084.151.865.(seratus Sembilan puluh dua milyar,delapan puluh empat juta,seratus lima puluh satu ribu,delapan ratus enam puluh lima rupiah)

Realisasi anggaran untuk menunjang kegiatan di 24 Distrik tahun anggaran 2017 sebesar,Rp.114.916.480.627.(seratus empat belas milyar,Sembilan ratus enam belas juta,empat ratus delapan puluh rupiah,enam ratus dua puluh tujuh rupiah).

Dengan demikian.maka tahun 2017 pemerintah daerah telah merealisasikan bantuan sebanyak Rp.542.349.245.964 (lima ratus empat puluh dua milyar,tiga ratus empat puluh Sembilan juta,dua ratus empat puluh lima ribu,Sembilan ratus enam puluh empat rupiah),untuk menunjang program pendidikan,
kesehatan,perumahan,bantuan social keagamaan,bantuan social kemasyarakatan,
subsidi transportasi,padat karya,modal usaha dan perikanan.

Semua itu bertujuan untuk mendorong keberdayaan,perlindungan,pengembangan,penguatan dan afirmasi sumber daya manusia Orang Asli Papua di Kabupaten Teluk Bintuni.Dengan begitu,diharapkan akan tercipta lapangan pekerjaan,kesempatan berusaha,untuk memperkuat akses pelayanan public bagi masyarakat di Kabupaten Teluk Bintuni,”harap Bupati

Tugas pembantuan yang diterima dari Kementerian Pendidikan Nasional berpa Pendidikan Indonesia Pintar atau PPIP,dengan sasaran Sekolah Dasar(SD)sebanyak 81 sekolah,dengan jumlah siswa sebanyak 3.898 dengan nilai anggaran Rp.1.617.750.000(satu milyar,enam ratus tujuh belas juta,tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Sekolah Menengah Pertama(SMP)sebanyak 34 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 1.423 nilai anggaran Rp.885.750.000(delapan ratus delapan puluh juta,tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).SMA sebanyak 18 sekolah dengan jumlah siswa 531 nilai anggaran Rp.445.000.000(empat ratus empat puluh juta rupiah).SMK sebanyak 1 sekolah dengan jumlah siswa 129 siswa,nilai anggaran Rp.70.000.000(tujuh puluh juta rupiah).

Tugas pembantuan yang diterima dari Kementerian Pertanian tahun 2017,dan dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni adalah,program perluasan sawah pola swakelola,yaitu pencetakan sawah baru seluas 100 Ha,dengan biaya cetak sebesar Rp.19.000.000 per Ha.Pencetakan dilaksanakan bekerjasama dengan TNI,dan dikerjakan mulai tanggal 23 Maret — 20 Desember 2017,dengan capaian 100 persen.

Penguatan peran dari lembaga lembaga strategis,sudah merupakan kebutuhan.Kita butuh kajian dan analisis dari perguruan tinggi dan lembaga yang berkompeten,untuk memudahkan pengambilan keputusan dalam menopang pelaksanaan Pembangunan.

Kerjasama dengan pihak ketiga yang didasari dengan kesepakatan,berupa Memorandum Of Understanding(MoU)dan perikatan perjanjian berjumlah 29 kegiatan dengan 32 lembaga dan institute:BPKP Provinsi Papua Barat.
Universitas Gadjah Mada.Universitas Hasanuddin.Universitas Brawijaya.Universitas Papua Manokwari.Universitas Cenderwasi Jayapura.Universitas Pasundan Bandung.Universitas Surabaya.Sampoerna Foundation.Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara Jakarta.Universitas Udayana,Program Afirmasi Pendidikan.

Universitas Airlangga,Program Afirmasi pendidikan.Universitas Andalas,Program Afirmasi Pendidikan.Badan Pusat Statistik Kabupaten Teluk Bintuni.SMK Migas Cepu Blora Jawa Tengah.Sekolah Seminari Sorong.PT.PLN Wilayah Papua dan Papua Barat.Kementerian Perindustrian Republik Indoensia.PT.Pupuk Indonesia.Lembaga Penyiaran RRI Regional Bintuni.BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Kantor Pajak Bintuni.Bp.Berau Ltd.Genting Oil Kasuri.Bank BRI cabang Bintuni.Bank Papua Cabang Bintuni.Bank Mandiri.Bank BNI.Petrotekno Cepu.Lembaga Lembaga Musyawarah Adat.Lembaga Lembaga Keagamaan.Kemitraan.FKUB.Palang Merah Indonesia dan Komisi Penangulangan HIV Aids Teluk Bintuni.

Pemerintah daerah Teluk Bintuni juga secara intens melakukan koordinasi dengan berbagai instansi vertical diantaranya:Polres Teluk Bintuni.Kodim,Koramil Kompi dan Pos Angkatan Laut.Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni.Pengadilan Negeri manokwari.Kementerian Hukum dan Hm melalui Rumah Tahanan Negeri Bintuni.Kementerian Perhubungan,melalui kantor Syahbandar dan pelabuhan Bintuni,Kantor Bandara Bintuni.Kantor Kementerian Agama dan kantor Urusan Agama.Kantor pajak dan Imigrasi.KPU dan Badan SAR Bintuni.

Lanjut Bupati,pemerintah pusat sedang mendorong pertumbuhan investasi di beberapa daerah,termasuk Kabupaten Teluk Bintuni yang telah ditetapkan sebagai pusat pertumbuhan investasi dibidang migas.Sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 58 tahun 2017 tentang Proyek Strategi Nasional,dimana,Kabupaten Teluk Bintuni mendapatan 2 proyek strategi nasional,yaitu,pengembangan train 3 Tangguh dan Pembangunan Kawasan Industri Onar.

Sebagaimana arahan visi dan misi,maka Pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni telah menyusun 20 strategi dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia(SDM). Termasuk diantaranya pendirian Pusat Pelatiahan Teknik Industri dan Migas,pemusatan pelatihan bagi putra dan putri 7 suku di Petrotekno Ciloto dan pemusatan pelatihan pura putri Teluk Bintuni di SMK Migas Bojonegoro,dan persiapan 6 puta putri asli Bintuni yang akan diberangkatkan ke Michigan Uneversity Amerika Serikat bulan September 2018.Dan 600 mahasiswa dan mahasiswi asli 7 suku yang sedang belajar di 25 kota study di Indonesia.

Dengan begitu,beberapa tahun kedepan kita akan memiliki potensi Sumber Daya Manusia(SDM) yang memadai,kompetitif,dan berdaya saing untuk memasuki wilayah investasi migas di Kabupaten Teluk Bintuni,”ujar Bupati.

Tahun 2017,pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berhasil mempertahankan opini atas Laporan keuangan pemerintah daerah.Dari hasil pemeriksaan Auditor Eksternal BPK terhadap laporan Keuangan pemerintah daerah Kabupaten teluk Bintuni,kita berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian . [Humas TB/HS]

Related posts